Untukmu yang Sedang Menerima Kesepakatan
Untukmu
yang Sedang Menerima Kesepakatan
Patah
hati? Tentu pernah. Sampai nangis di perjalanan ketutup masker sama helm. Belum
untuk traumanya. Butuh sembuh yang lama, butuh waktu untuk mengerti. Suatu saat,
kita menyadari bahwa kita harus melewati sekat-sekat berat untuk menemukan
tempat pulang yang tepat. Untukmu yang masih sesengukan, untukmu yang bola
matanya suka menghangat tiba-tiba, hingga kelopak mata terlewati bening air
mata yang lewat begitu saja. Peluk online yang jauh ya, kamu sudah sangat kuat
kamu sudah tepat, kamu tidak keliru. Menangis adalah rahmat dari Allah. Kamu
masih punya banyak perasaan. Bicara perihal perpisahan...
Menurutku
perpisahan harus ada karena jika diteruskan akan tidak baik untuk salah satu
pihak atau malah kedua pihak. Kata @premankalem “ Putus itu bukan musyawarah,
jadi kalian tidak perlu sepakat.” Dari pengalaman Mimin, hubungan yang tidak
baik memang harus diakhiri sepihak, kalau memang pasanganmu tidak sepakat untuk mengakhiri.
Berat? Tidak ada yang mudah. Apalagi untuk kamu yang telah lama bersama, butuh
jeda yang panjang untuk benar-benar memahami. Ingat tidak ada insan yang
baik-baik saja ketika menghadapi perpisahan.
Perpisahan
yang Mimin alamin adalah kisah 3 tahun. Bersama, saling menguatkan, saling
mencintai, menemani berproses hingga sampai pada titik bahwa kita tidak
menemukan tujuan yang sama. Sempat mikir, mengenal orang baru itu susah. Yaudah
dicocok-cocokin dulu, siapa tahu nanti bisa berubah. Tapi seiring berjalannya
waktu, semakin menyakiti saja. Akhirnya menyerah. Susah Gengs, belum terbiasa.
Akhirnya mencari pelampiasan, aku nulis terus sampai TA ku rampung hingga aku
selesai kuliah. Jatuh sendiri, sakit-sakit sendiri, bangkit sendiri, hingga
semangat sendiri. Kalau diinget kasihan banget Mimin Gengs wkwk. Seminar hasil
kuwalahan bawa buku, karena pas seminar proposal ada yang bawain wkkw, sidang
skripsi bingung tidak karuan. Biasanya selalu ada kalimat “Ayo kamu semangat,
jangan khawatirkan apapun.” Itu sedikit kisah ambyarku.
Peduli
terhadap diri sendiri. Kalau bukan diri sendiri mau siapa? Hidup terus
berjalan, tidak pernah peduli seberapa dalam luka yang kamu alami. Kalau kamu
tetap di lingkar luka, kamu takkan bisa menjalani hidup dengan baik. Kalau gini
kan, kita bisa sombong, “Iniloh aku isok,
iniloh aku isok masio tanpa kamu. Hidupku lebih baik, hidupku berprogress meski
sakjane nek onok awakmu bakal berwarna.” Wkwk bucinnya buat ingin menampar
pakai palu ya. Wkwk Intinya banyak hal yang bisa kamu lakukan. Tulisan Mimin
menye-menye hari ini. Maafkanlah ya.
Untuk
kamu yang lagi ambyar dan remuk. Mencoba melarikan diri memanglah sulit, namun bukankah
kalau tidak lari akan tambah rumit? Semua memahami jika tulusmu setinggi langit.
Teman pernah bilang, nanti kita tidak akan selamanya jatuh cinta pada orang
yang bukan jodoh kita. Itu benar. Untukmu yang terus berjuang untuk sembuh,
baik-baik ya. Teruslah memperbaiki diri, buatlah orang di sekitar bahagia dulu,
terutama orang tua. Toh pada akhirnya jodoh adalah perkara yang sederhana. Kemarin
sepertinya memang bukan orang yang tepat, bukan orang bisa melengkapi celah
kekurangan yang kamu miliki, kemarin adalah kisah yang memang harusnya ditutup.
Kamu pasti menemukan orang yang lebih baik. Berteman baik dengan dirimu, selalu
renungkan bahwa memaafkan adalah cara yang baik. Pergilah ngopi dengan temanmu,
sempatkan dan ungkapkan betapa cintanya kamu padanya yang tak pernah lelah
mendengar cerita sedih yang sama. Kembalilah mengingat jodoh, maut, rezeki ada
yang lebih berhak mengatur yakni Allah. Jika kamu baik, maka jodoh yang datang
padamu adalah jodoh yang baik. Kita hanya perlu mengusahakan dan mengupayakan
yang terbaik yang kita bisa. Selebihnya adalah menyiapkan hati ikhlas perihal
takdir yang penuh kejutan.
Aku sangat tahu kamu
tulus makanya dibilang bucin.
Salam cinta yang tulus ya.
Lila (yang sedang
mengupayakan melupakan menerima)


Hiyaaaahh,, berawal dari hati yang ambyar muncul lah inspirasi2 untuk terus berkarya, semangat bu 👍👍😂 sukses
BalasHapusSekarang dalam rangka penyembuhan wkwk
BalasHapusbener banget emang hubungan yg kurang sehat harus diakhiri atau kalo bisa dibenahi cek gak ambyar nemen2😂😂😂
BalasHapusKalo udah kekerasan, bermain lebih dari satu pasangan sulit ya Netizen. Kalo bisa jangan.
Hapus