KAKTUS Jilid 2 (dwilogi kumpulan puisi)



imagebylylaaa


Aku mencintai dia yang sederhana

Romansa tersembunyi yang nyaris tak pernah ada

Akan tetapi cintanya begitu terasa

Aku mencintai dia yang bersungguh-sungguh

Meski tanpa menyentuh

Akan tetapi membuat hati begitu luruh

Aku yakin kepada dia yang cinta padaNya

Meski tak rupawan

Bagaimana mungkin dia mengabaikan

Jika aku adalah salah satu yang Dia titipkan

Itulah yang dinamakan ‘Pangeran’

-Malang, 03 Jul. 16





Allah itu takkan ingkar janji

Allah itu sebaik-baik penjaga hati

Barangkali kecewa diberikan

Karena Dia Maha Tahu

Di kemudian akan lebih kecewa

Allah menyayangi kita

Hingga sayangnya,

Dia tak ingin kita jatuh air mata

Terlalu dalam

Dan memberikan luka di awal

Karena tak ingin luka penyesalan

Tertancap di akhir

Lihatlah

Dia begitu menyayangi

-Malang, 06 Jul. 16



“Tak doakan dapat yang sholeh” Bu nuri 06 Jul. 16



Lelah? Pastinya

Banyak yang dikorbankan?

Jangan tanya!

Tapi demi Engkau

Aku takkan bisa berkata enggan



Kamis, 28 Juli 2016

Karena mencintaimu adalah kemustahilan

Akan kuatasi diriku dulu

Baru kuberikan kabarku padamu

Tunggu

(Buat Akhi paling sayang)

Akhi jawab : kutunggu



Siapa lagi

Yang menjadi pangaduanku

Kalau bukan dirimu

Mengisi ruang rindu

Di kahyangan cinta

Penuh oleh gelora asmara

-Malang, 28 Jul. 16



Kita tak pernah berjanji

Untuk saling bersama

Kita juga tak pernah janji

Untuk saling meninggalkan

Kita melangkah bersama

Bukan untuk sebuah janji

Kita melangkah untuk

Cinta yang hanya kita yang punya

-Malang, 28 Jul. 16



Rahasia

Kemana aku pergi

Di situ pula kau menanti

Dan pada akhirnya

Kita bertemu kembali

-Malang, 5 August 2016



Berbahagialah engkau

Yang menjadi inspirasi

Dalam ribuan puisi

Karena ribuan laki-laki

Amatlah banyak

Mimpi apa aku tak tahu

Yang jelas

Aku memilih untuk

Hanya melihatmu

-Malang, 5 Agustus 2016





Aku tak terpikir

Bahwa engkau segalanya

Pun aku tak terpikir

Akan bagaimana

Jadinya jika kita sendiri

Aku hanya berpikir

Bahwa engkau

Yang dapat menemani dan memahami

Hingga kita tua nanti

-Malang, 5 August 2016



Tak perlu sering bertemu

Toh pada akhirnya

Kita akan bertemu

-Malang, 5 Agustus 16



Engkau tak perlu

Menemani di masa kacau

Cukup tunggu

Ketika tiba saat datang

Engkaulah

Yang pertama kali aku lihat

-Malang, 5 Agustus 16





Yang namanya rindu akan lebih tahu kepada siapa yang ia tuju

-Malang, 24 Agt. 16



Kutinggal engkau sejenak

Untuk menembus gatalnya ilalang

Kukatakan enggan sebentar

Demi kekuatan mengasah pedang

Waktu itu akan datang

Bersabarlah

-Malang, 24 Agt. 16





Sebab kembali lebih menyenangkan daripada sebab untuk pergi

 –Malang, 24 Agt. 16





Kembali mengikhlaskan?

Iya.

Lagi dan lagi?

Iya.

Lelah?

Iya.

Bersabarlah pasti akan diganti

-Malang, 25 Agt. 16



Sebab melepas harapan lebih dulu, cukup untuk mengurangi sakitnya hati yang nanti ditinggal pergi.

-Malang, 25 Agt. 16



Jika engkau tak bisa kumengerti

Maka aku tak ada daya

Menahan hatimu untuk tinggal

Jika engkau tak sanggup lagi

Semakin aku tak mampu

Menghalang langkah kakimu

Yang maju untuk enggan

Jika engkau ingin berhenti

Maka kutuluskan hati

Menyaksikanmu pergi

-Malang, 25 Agt. 16



Ya Akhi. Engkau memang tak pernah melibatkan aku dalam segala keputusanmu. Tapi apapun itu, jika itu yang terbaik bagimu aku akan selalu mendukungmu.

-Malang, 25 Agt. 16



Harapan itu terbakar sebagaimana kertas lalu tiada berbekas.

-Malang, 25 Agt. 16



Cinta itu ada, hanya sedang tidak bersama dan menatap mata.

-Malang, 25 Agt. 16



Kau hanya tak punya hak menghalang, ketika hati itu ingin menghilang. Tapi hati itu milik Dia, bukan milikmu. Lepaskan.

-Malang, 25 Agt. 16



Kata Bapakku

“Nikahilah kalau kau memang menyukai dan mencintai anakku. Tapi tunggulah hingga ia lulus dan kerja beberapa hari dahulu”

-Malang, 25 Agt. 16





Seperti sahara dan kaktus

Yang tak pernah bosan berjumpa

Kita bisa serupa mereka

-Malang, 28 Agt. 16



Seindah kemarau dan hujan

silih berganti

tanpa peduli panas dan semi

-Malang, 28 Agt. 16


Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer