OPINI :Cantik Itu Harus Putih?
Cantik Itu Harus Putih?
Sepanjang tahun
2019 hingga awal 2020 yang dibahas oleh cewek-cewek ya glowing, skincare, dan aneka perawatan wajah yang lain. 2020 dengan
trending menuju glowing. Apa sih glowing
itu artinya? Glowing itu artinya
bersinar. Bukan kayak sinar mentari loh ya bukan. Definisi wajah glowing itu wajah yang mulus, tanpa jerawat, noda-noda hitam bekas
dosa? Eh bukan, bekas jerawat, flek dan menimbulkan kesan kinclong. Oke, sampai
sini kita paham ya.
Konsumsi jumlah
skincare meningkat. Hal itu seiring kesadaran para remaja dimulai dari SMP masa
puber sampai kuliah. Dulu ya dulu banget. Mimin pas SMP ngga ngerti skincare Tjoy,
ngertinya pelembab 5 ribuan sama bedak bayi sampai SMA. bayangkan ya betapa
kucelnya Mimin pada masanya. Selain kesadaran tersebut, media sosial populer
seperti instagram sekarang dimanfaatkan oleh perusahaan kosmetik untuk
mempromosikan produk dengan janji membuat kulit glowing berdasarkan testimoni. Melihat iklan kayak gitu, siapa sih
yang tidak kepincut dan tidak tertarik. Pokoknya beda banget sama zamannya
Mimin. Mimin pas maba (mahasiswa baru) aja masih kucel, sekarang maba jangan
ditanya. Udah mulus kayak jalan tol.
![]() |
| imagebylylaaa |
Apa sih yang
incar dari perawatan skincare saat ini? Tentu saja putih. yang dulu, kulitnya
agak sawo matang berubah menjadi putih. itu adalah hak pribadi orang ingin
putih dengan cara apapun, asal aman aja. Sekarang kulit putih emang banyak
dielu-elukan oleh para kaum hawa. Bagi Mimin, menawan tidak harus putih, cantik
juga tidak harus putih. bahkan ada yang suntik putih. sah aja, Mimin ngga mau
julid. Wkkw. Kulit orang Indonesia itu asli ya sawo matang, coklat. Adapun yang
kuning tapi kuning langsat. Nah kamu masuk bagian mana? Mimin sawo matang agak
sepet. Sedari remaja hingga dewasa kayak begini, Mimin belum pernah menyentuh
perawatan dokter, pakai krim pemutih, bahkan suntik putih. Mimin hanya
mengandalkan produk drugstore di toko. Iya emang ngga kinclong, tapi bagi itu
cukup yang penting terawat dan bersih, pokoknya ngga dekil-dekil amat. Alasan tidak
memakai produk dokter adalah, dengan berdalih tidak mau ketergantungan, nanti
kalau bokek ngga sanggup beli terus berhenti jatuhnya break out. Alasan tidak memakai krim-krim kayak
teman-teman adalah takut produknya tidak aman, nanti di usia 35-an aka timbul
flek-flek nggak jelas. Itu jangan sampai deh, ngeri. Aku saranin ya, kalau sekarang kalian masih
pake krim tidak ada badan POM, tidak terdaftar, stop hentikan! Kasihanilah kulitmu
Rek! Jangan rusak kulitmu sedari dini! Alih-alih merawat kulit sejak dini,
malah yang ada merusak secara perlahan kulit sejak dini.
Dan alasan
Mimin tidak suntik putih adalah MAHAL. Wkwk! Mahal Tjoy! Kagak sanggup Mimin
suntik, apalagi kalau harus rutin. Secara logika, memang sih ngomongnya dari
bahan natural alami, aman, tapi setiap penjual juga harus pintar dalam
marketing atau pemasaran. Gini, badan kita ini diisi oleh bahan kimia yang
katanya natural, namanya badan, sel darah diisi cairan kimia, apa lama-lama
juga tidak berbahaya? Coba pikir lagi deh. Tapi itu SAH aja, Marimar! Terserah anti!
Wkwk. Bagi Mimin pribadi, tidak berani takut, takut kena jarum yang runcing
itu. Dan sekali lagi, MAHAL.
![]() |
| imagebylylaaa |
Ladies,
kulitmu yang sawo matang itu adalah sebaik-baiknya pemberian dari Allah SWT. Setiap
orang beda-beda emang warna kulitnya. Merawat tentu penting, artinya kalian
bersyukur. Tapi ya jangan kebablasan gitu ya. Pikirkan tentang kesehatan
kalian, tentang kondisi kulit kalian nanti ketika kalian umur 30-an. Kalian tidak
harus putih yang penting bersih dan terawat aja. Lagian kulit yang terlalu
ngelupas, akan lebih sensitif, memerah, rentan sinar matahari. Jangan sampai
menyesal. Kalian pernah nggak sih berpikir objektif kalau yang serba instan itu
kadang tidak baik? Jangan insecure, sempet
sih kepikiran pingin mulus putih tanpa pori-pori. Tapi kata dokter kulit
selebgram, manusia itu ngga bisa tanpa pori-pori karena pori-pori adalah jalan
keluarnya zat eskresi kita yakni keringat. Bukan berarti kalian mengabaikan
enggak, cuman ya kalian harus memperhitungkan biaya yang akan kalian tanggung
juga untuk perawatan mahal kalian tiap bulan. Dirawat pakai produk drugstore
biasa juga bisa. Sekarang skincare Korea, Jepang telah bebas masuk di
Indonesia. Itu produk aman, meskipun ngga bisa secara instan langsung membuatmu
glowing bak sinar rembulan tapi itu
lebih menjadi pilihan menurut Mimin. Dan lagi, produk drugstore yang full size
itu lebih awet untuk beberapa bulan, lebih hemat daripada perawatan tiap bulan
yang habis sekitar 200-500-an.
Mimin bonusin
tips merawat kulit deh. Untuk malam, ini simpel sederhana.
- Lakukan pembersihan dengan double cleansing (bersihkan dengan micellar water, tambah cuka apel, cuci muka dengan sabun muka).
- Pakailah toner apapun untuk menyeimbangkan PH agar kulitmu tidak garing alias kering.
- Pakelah pelembab malam hari.
- Minum air yang banyak.-Paginya.
- Cucilah muka
- Pakai toner
- Pake pelembab
- Pakai sunscreen SPF 30++
Belajarlah mencintai
semua pemberian Allah SWT. Kulit sawo matang pun kalau dirawat juga mempesona
kok. Sayangnya doktrin tentang cantik itu harus putih telah mengakar hebat kuat
jadi agak sulit untuk tidak insecure
ya. Belajar mencintai diri sendiri, bangga dengan apa yang kita miliki. Pasti kita
banyak kelebihan di balik pemberian Allah. Kalau putihnya kalian tidak membuat
kalian sehat, mending usaikan. Yaudahlah ya.
Salam perglowingan duniawi,
Lila A.




Komentar
Posting Komentar