Fenomena Ambyar Anak Muda Hidupkan Musik Jawa
Fenomena
Ambyar Anak Muda Hidupkan Musik Jawa
Hayo Mimin tanya, siapa yang lagi ambyar? Udah ya, udah dulu ambyarnya. Sedikit demi sedikit ayo
bangkit Gais! Tahu ngga sih Gais? Fenomena ambyar
kini makin marak. Ambyar adalah
kosakata bahasa Jawa yang artinya berpisah-pisah, bercerai-berai. Artinya super
ngenes ya. Kosakata tersebut menjadi sangat populer disebabkan banyaknya anak
muda yang mengalami putus cinta dan hobi sekali mendengarkan lagu Jawa populer
Didi Kempot.
Loh, siapa lagi Didi kempot? Bagi kalian mungkin ada yang asing Tapi bagi kami ‘Sobat Ambyar’, Didi Kempot adalah maestro lagu-lagu Jawa pata hati yang malang-melintang di jagad hiburan musik Indonesia, terutama wilayah Jawa. Pokoknya lagunya itu tentang ditinggal kekasih yang pergi dengan atau tidak pamit. Ditinggal pas lagi sayang-sayangnya. Dan menurutku, anak muda banyak sekarang yang mengalami itu. Maka dari itu, julukan untuk 'Pak Dhe' Didi Kempot adalah 'The GodFather of Broken Heart'.
Loh, siapa lagi Didi kempot? Bagi kalian mungkin ada yang asing Tapi bagi kami ‘Sobat Ambyar’, Didi Kempot adalah maestro lagu-lagu Jawa pata hati yang malang-melintang di jagad hiburan musik Indonesia, terutama wilayah Jawa. Pokoknya lagunya itu tentang ditinggal kekasih yang pergi dengan atau tidak pamit. Ditinggal pas lagi sayang-sayangnya. Dan menurutku, anak muda banyak sekarang yang mengalami itu. Maka dari itu, julukan untuk 'Pak Dhe' Didi Kempot adalah 'The GodFather of Broken Heart'.
![]() |
| foto from Google |
Boleh cerita ya, dulu waktu umur Mimin
masih 6 tahun sering banget pokoknya denger lagu-lagu beliau. Betapa tuanya Mimin ini wkwk. Pokoknya antara
tahun 2014 pas Mimin masih maba cupu itu belum terkenal amat lagu-lagu beliau.
Seiring berjalannya waktu, ada youtube, instagram ternyata makin populer.
Menurut aku emang sesuai dengan kondisi asmara anak muda. Sekarang pun
lagu-lagu indie berangsur-angsur menurun tingkat populernya, kalah sama
lagu-lagu Jawa. Dan menurut Mimin ya, fenomena ambyar ini menjadi gerbang kembali
tenarnya lagu-lagu tembang Jawa yang awalnya udah jarang sekali dikenali. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya konser yang digelar
mengundang Didi Kempot sebagai pengisi acara. Pertama Mimin pikir yang dateng
pasti orang tua, di luar ekspetasi yang dateng anak-anak muda yang membawa luka
di dada. Kasihan wkkw.
Dampak positif dari fenomena ini adalah upaya pelestarian
lagu tembang Jawa yang tidak sengaja. Lagi-lagi media sosial menjadi kunci utama. Lagu Jawa makin banyak dikenali,
orang-orang hafal lagu ini. Luar biasa. Kalau di tahun 2016-2018 lagu-lagu indie
seolah merajai tangga musik Indonesia, sekarang lagu Jawa bisa loh bersaing
dengan mereka. Tapi balik lagi selera musik tiap individu berbeda.
Nggak cuman itu, Sang penyanyi dan
penulis lagu Didi Kempot perlu ditiru loh Gais. Biasanya lagu-lagu patah hati
emang berawal dari pengalaman nyata, tapi meskipun begitu tetap berkarya tetap
bekerja. Jadi kamu, meski ambyar tetap berkarya dan bekerja kan? Haha. Sudah dulu ya, itu menurut Mimin. Simpel banget tulisan Mimin hari ini.
Cukup dulu. Yuk ngopi dulu!
Lila


Emmmm,,, maestronya bikin cerita ambyarrr ini bu lila 😂😂😂
BalasHapusAwowowowk makasih udah mampir. Monggo pinarak
HapusSiip lanjutkan kawan, ambyar namun tak lupa berkarya atau bekerja 😁💪💪
BalasHapusBetul Kawan! Masih banyak hal positif yg bisa dilakukan, kalian tidak sendirian. Terima kasih sudah berkunjung di blog aku ya
Hapusyaa dedek juga ambyar lo kak
BalasHapusMasio ambyar tetep kudu kerjo kudu makaryo. Buktikno lek ambyar tetep berprogress. Sak jane meskipun dengan dek e progress e lebih aduhai hahah
BalasHapus